Ekklesia- Goes 2 Panti Asuhan

Ekklesia- Goes 2 Panti Asuhan

Boys and girl, I want 2 share about my trip last day. It’s so unbelievable and so tired. Nice…

–Pendahuluan—

Sebelumnya aku pengen perkenalin dahulu tentang kelompokku yang satu ini yang mempunyai nama Ekklesia. Cuy, Ekklesia itu dari bahasa Yunani yang mempunyai arti keluar dari kegelapan menuju ke terangNya yang ajaib dan kekal. Boys, ini bukan asal buat nama saja. Nama ini begitu berarti coz emang benar sebagian dari kelompok kami awalnya tercampur dari dari dunia abu-abu bahkan kegelapan (Tapi ngga ‘gelap’ kaya orang-orang tajir yang sok itu). Awalnya kelompok ini tergabung dari sebuah angkatan Sidi (Angkatan dari sebuah Gereja) yang dijauhi oleh orang-orang Glamour. Lalu kami mulai bermain bola bareng, kumpul di bengkel (memodifikasi dan memperbaiki “the art” of motorcycle), ikut kompetisi sepakbola, futsal, basket, dll. Namun yang mendapatkan penghargaan cuma futsal. Camp of Ekklesia berada pada bengkel yang ada di daerah Selatan Jakarta (dekat Tangerang). Boys, Kita udah berkumpul dari tahun 2002, yang awalnya mempunyai visi yang sama yaitu bersenang-senang. Anggotanyapun mulai terkumpul dan ada yang terbuang yaitu yang mempunyai visi yang sama di bengkel ini. Hahaha.. singkatnya kelompok ini yang tadinya 20-an tinggallah belasan orang sekitar 15 orang (4 wanita, 11 pria) yang masih komunikasi sedangkan anggota tetap yang emang udah ada dari awal yaitu 9 orang termasuk aku. 1 Orang di Kalimantan sedang kerja, tp kaynya dia belum berubah deh masih tetap liar coz terakhir dihubungi jam 10 malam dia masih maen billiard dan lagi seneng-seneng. Kelompok ini terdiri dari orang-orang yang masih kuliah, sudah kerja, penganguran tapi rata-rata semua mempunyai umur yang berdekatan dan 70% masih jomblo cuy… Hehehe Ekklesia ini mirip seperti kelompokku yang lain seperti a-chost dan podamn’s yang akan kuceritakan di lain tulisan. Ekklesia umumnya berkumpul seminggu sekali di bengkel pada Jumat malam atau Sabtu malam, biasanya sih nginep sampai hari minggu pagi. Namanya jg jomblo, ya kalo ngga ada yang bisa digandeng ya maen aja ma temen ampe puas. Boys, sebenarnya kita belum menjadi suci loh, tapi sedang berjalan ke tempat terangNya. Kita juga masih berlaku seenaknya, tetap senang-senang, minum-minum, kumpul-kumpul kebo ampe malam, yang ce dimarahin ortunya. Tapi inget boleh Nakal tapi tetap damai (mirip PLUR deh) dan tidak ganggu orang lain, ini yang kudefinisikan “the arrogant”

–Latar Belakang–

Now I want to explain this trip. Trip ini mempunyai latar belakang yaitu, dari kami yang sudah merasa dewasa dan sudah mulai berubah untuk menjadi lebih baik bagi kehidupan kami dan keluarga, ingin berbuat sesuatu yang menarik. Pertama kali kami ingin trip ke Yogya pada bulan Agustus yang rencananya sudah dibuat. Rencana ini ditangguhkan dahulu karena, teman kami yang di Kalimantan belum tentu bisa datang. Lalu ada yang nyeletuk ke Panti Asuhan aj, entah gimana tidak ada yang nyanggah (Kalo di kelompokku podamn’s dah pasti nyeletuk “buat apa??”), mungkin karena kelompok ini sudah mulai berpikir untuk berubah. Eh malah ada yang mendukung 2 orang yang laen (6 orang) abstain. Karena emang ngga ada salahnya ya udah kita buat nih bhakti sosial ke Panti Asuhan, yang waktu itu tercetus pada bulan Maret akhir (Tgl 27-an).

–Perencanaan—

Acara ini dilaksanakan tanggal 1 Mei 2008. Tidak ada ketua dalam acara ini coz takut nanti ada kecemburuan sosial. Sebenarnya ngga ada perencanaan yang serius. Kami mulai bekerja pada 11 hari sebelum hari H (Efektifnya sih 2 hari doang). Kami menyiapkan proposal untuk donatur yang kata temen ada yang bersedia membantu acara ini dalam bentuk dana senilai lebih dari 5 jutaan, tapi jangan sebutkan namanya. Bah masih ada orang seperti itu (menurutku). Aku yang lebih mempunyai pendidikan UI disuruh buat proposal yaitu pada file berikut.. Our Proposal. Tapi ternyata donatur ini tidak memerlukan proposal yang muluk-muluk (Kaya di acara-acara pensi atau BEM). Cukup catatan anggaran pengeluaran dan pemasukan saja yang dicatat di atas selembar kertas. Terakhir aku kunjungan ke Panti Asuhan dengan gereja saja (sekitar 60 orang-an), nilainya tidak sebesar itu hanya sekitar 5 jt-an. Catatannya Donatur ini hanya satu temen saja yang tahu, yang lain tidak tahu. Tapi ketika ditanya tentang donator tersebut gimana, temen kami ini bilang “tolong jangan neken gw”. Bah siapa neken?? Cuma pengen tahu!! Tapi emang karena kami sudah lama bersama, kami juga tau kalo dia sedang banyak pikiran pasti dia jadi aneh.

Penyerahan dana oleh donatur tersebut terus ditunda hingga hari senin. Dan senin malamnya katanya sudah dikirim lewat mobile banking seharga 7 juta ke salah satu rekening temen kami,karena hari itu ada di Surabaya. Namun belum ada hingga Selasa malam (Kamis hari H-nya). Donaturnya pun berencana pulang hari Rabu Malam ke Jakarta dan janjian dengan teman kami sendirian di sebuah café di Menteng pukul 22.00. Temen Kami itu pun dah ada di café dari jam 21.30 sementara kami berada di sebuah tempat untuk merencanakan acara buat besok (tapi sebenarnya masih abu-abu coz dana yang ada baru 200.000!! sementara anggaran kami 8 juta!!). Rabu pukul 23.50 temen kami yang dari café datang ke tempat kami dengan muka stress. Singkatnya dia nungguin sampe jam 23.00 tidak dating dan ditelepon kalo penerbangannya ditunda jadi hari kamis pagi, namun dia sudah kirim lagi! Uangnya senilai 7 juta melalui mobile bangking dan mempunyai slip birunya. Acara bubar. Lalu kami semua ke ATM pada kamis pukul 01.00. Masih belum masuk uangnya. Hey kawan, tau ngga kenapa kami masih berharap pada donatur hingga pukul 01.30, karena ini bhakti sosial yang dari pengalaman mempunyai nilai magis seperti anugerah yang kita harus yakin untuk mendapatkannya. Karena dari yang lalu-lalu acara Rohkris selalu ditolong pas hari terakhir.

The Show must Go on!! Panti Asuhan dah terlanjur menanti kami. Kami pun masih kasi kesempatan pada donator hingga jam 10 pagi, bila tidak ada kami ambil tindakan dead line yaitu dana temen dipinjam yang setelah terkumpul menjadi 2 juta. Semua bantuan dikurangi, Angkutan menjadi Metromini yang tadinya 1 mobil charteran, 1 mobil temen, Sound system, peralatan cuma 2 keyboard dan 2 gitar seadanya. Ternyata hasilnya realistis dananya merupakan dari deadline. Mirip kaya lagu Bondan “ U should realistic don’t be pathetic”.

–Pelaksanaan—

Berangkat dengan Metromini pada pukul 13.00 dengan peserta 9 pria 5 wanita sampai pada pukul 14.10. Kami disambut dengan antusias di Panti Asuhan “Anugerah Datang dari Allah” daerah Bekasi. Cuy, bayangin bila kau tau kau akan disambut seperti ini, maka kau tidak akan nada pikiran untuk membatalkan acara ini terlebih ini di Panti Asuhan!!. Panti Asuhan ini sebagian besar anak anak dari SD hingga SMP, beberapa ada yang SMU. Acara ini dimulai dengan ibadah lalu games dan penutup. Boy ini yang namanya darurat, dan bila mengahadapi situasi seperti ini maka kau satu yang harus kau pegang yaitu “kepercayaan”. Kitapun saling percaya dengan pembagian tugas darurat. Dah hasilnya amazing, semuanya luar biasa dapat memainkan perannya dengan baik. Bahkan kalau dibilang lebih baik dari kunjungan ke panti asuhan dengan gereja yang lalu. Acara selesai dengan mengharukan pada pukul 19.00 (padahal acaranya merupakan dadakan, gamesnya pun muncul pas pelaksanaan, semua serba improvisasi). Beberapa orang dari kami kira-kira 7 orang tidak tidur termasuk aku, sangat puas dan tersenyum di perjalanan pulang. Namun ada kejadian keyboard ku jatuh. Tapi ini berlangsung dengan sangat baik!!

–Penutup—

Donatur tersebut tidak ingin kita perpanjang urusannya karena ini adalah acara sosial dan kita tidak menuntutnya walaupun teman kami ini tau lokasi rumahnya.

Ingat beberapa hal:

  • Dasar dari semua yaitu “kepercayaan”

  • You should Realistic don’t be Pathetic”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: