Poldur

Poldur, satu lagi si Polisi yang dapat menyebabkan keburukkan (bag.1)

Tulisan ini adalah hasil inspirasi dan buah “124124” eh buah simalakama yang jatuh ke otakku sekaligus atas kekeselan seseorang atas kejadian di jalanan akhir-akhir ini. Tidak lupa, ini juga merupakan hasil pikiran yang isenk dari teman-teman aku…

*************************************************************************************

Begini nih ceritanya, kemarin waktu sedang berada di jalan, yang waktu itu sedang naik mobil menelusuri jalan di Jakarta yang emang udah kacau banget, berada dalam kondisi adrenalin yang memuncak. Selidik punya selidik hal itu dikarenakan kemacetan yang menimpa kami, disertai dengan jalan yang rusak dan ditambah dengan “si Polisi Tidur” yang lumayan besar. Gimana tidak kesel, tepat didepan “si Polisi yang enak-enakkan tidur di jalanan” ada jalan rusak yang geda bet!!! Ya rusak deh tuh bemper mobil temen…

Trus si temen ini mencari informasi mengenai Polisi tidur, dan mendapatkan bahwa “Polisi” yang satu ini juga dapat menyebabkan masalah di Negara dan rakyat Indonesia selain polisi (sebenarnya) yang lain yang juga menyusahkan Negara, dengan Korupsi dan keridakbecusannya.. (ko, jadi kesel ma polisi, ah semua juga ko, yak kan??)

Masalahnya yaitu:

  1. Dapat menyebabkan kerusakkan pada kendaraan dalam skala kecil hingga besar

  2. Dapat menyebabkan masalah lain seperti kemacetan, terlebih kalo jalan di depannya rusak

  3. Dapat menyebabkan gangguan jiwa bagi si pengendara

  4. Ni serius, dapat menyebabkan penyakit yang tumbuh secara perlahan seperti:

  1. Stress yang lebih parah (dari penelitian temen yang anak kedokteran UI), terlebih bila sebelumnya mereka mengalami masalah yang berat setelah bekerja, kuliah or diputusin pacarnya. Ya udah deh malamnya, katanya sih, akan mengalami ngigo (bhs kedokterannya lupa) bagi yang mudah tidur dan stressnya akan mendaki puncak setelah berkendaraan.

  2. Sakit kepala yang mulai muncul, dari penelitian dengan poldur setinggi lebih dari 15 cm selama 4 kali dengan jarak 50 km dan dengan kecepatan sekitar 5 km/jam, dapat menyebabkan sakit kepala dengan skala yang kecil. Coba deh praktekkin…

  3. Dapat menurunkan kecerdasan, terlebih bila dalam keadaan mengingat pelajaran atau sesuatu karena pembuluh darah yang di atas kepala orang-orang akan mulai menyempit sewaktu mengalami goncangan menyebabkan darah susah mengalir ke otak, padahal otak sangat memerlukannya untuk dipakai buat mengingat. Wah parah dah, makanya bagi yang diboncengin trus waktu ngeliat ada “si Polisi itu” dah jangan inget apa-apa, terlebih kalo lagi mikirin si_dia_.

  4. Bah, untuk anak bayi rupanya 3 hal diatas dampaknya dapat menjadi 3 kali lipatnya artinya, ya bakal stress, pelupa. penyakitan dan bego kalo dah gede. Ini terbukti dengan rakyat Indonesia yang emang pendidikannya di bawah Vietnam!! Nah lo..

  5. Bukan itu aj, parah tuh buat orang tua diatas 65 tahun. Penyakit-penyakitnya sedikit demi sedikit bakal bertambah parah bila terus-terusan kena poldur.

Sebenarnya masih banyak masalah yang diakibatkan oleh polisi yang satu ini, tapi waktu dijelasin temen yang pake bahasa kedokteran, aku ngga focus coz ngga ngerti sih, ya cuma ini aj deh yang aku tangkap. Ntar, kalo aku minta dijelasin lagi, bakal aku tulis deh, hehehe…. Beserta bahasa kedokterannya. Makanya nanti bakalan ada Bag.2…

Untuk Jakartaku yang semakin sumpek, ngga osa deh di bangun lebih banyak poldur, buat apa?? Jalan dah rusak, penduduk padat, perumahan sebelah-sebelahan, jalanan macet, jalanan kecil dipake buat dua arah, lampu lalu-lintas mati, polisi lalulintas ngga becus terlebih negatifnya ada, seperti halnya di atas. Toh kalo si pengendara nabrak seseorang or anak kecil, ya dia ntar juga dihakimi massa, Jakarta gitu loh, orang dibakar pake bensin juga ada kejadiannya, yak kan… Buka Mata!!!

Percaya deh, si pengendara juga takut waktu melewati pemukiman di Jakarta!!! Terlebih bila para turis melihat “si polisi” ini ya kesel deh. Kaga mao lagi ke Jakarta, KAPOK!!

Umumnya sih, kalo emang perlu ya nggapapa dibangun. Ingat kalo mendesak aja!! Seperti di depan loket parkir, depan pos penjagaaan ABRI or kantor. Ya itu sih ngga papa. Lagian juga paling cuma 2. Ya sudz, tu aja… _che’q_

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: