Che Life and Death

Tak da yang dirubah

True Story

Di kamar, sepulang kumpul2

_27.06.07. 23.30_

CHE’S LIFE AND DEATH

Che Guevara dilahirkan dengan nama Ernesto Guevara de la Serna, pada tanggal 14 Juni 1928 di Rosario, Argentina pada keluarga kalangan menengah ke atas. Ayahnya adalah insinyur konstruksi. Che adalah anak pertama dari lima bersaudara.

Pada umur dua tahun ia terjangkit penyakit asama, yang mendorong keluarganya untuk pindah ke wilayah yang beriklim lebih kering, Alta Gracia, Cordoba.

Kebanyakan dari pendidikan awalnya diperoleh dari ibunya di rumah. Ia dilaporkan telah membaca sebagian besar buku-buku koleksi perpustakaan pribadi milik ayahnya, terutama karya-karya Marx dan Freud, pada awal masa remajanya.

Pada tahun 1941, ia masuk ke Colegio Nacional Dean Funes, sebuah sekolah menengah di Cordoba. Ia kuliah di University of Buenos Aires pada tahun 1948, belajar ilmu kedokteran, dan tertarik mendalami lepra. penyakit asmanya membuat ia didiskualifikasi dari wajib militer.

Che melakukan perjalanan empat ribu mil melalui sisi utara perbatasan Argentina, seorang diri mengendarai sepeda motor, menemui banyak suku bangsa pribumi dan mengalami sendiri kesengsaraan hidup mereka. Pada tahun 1951 ia melakukan perjalanan keliling benua Amerika Selatan dengan mengendarai sepeda motor, bersama sobat karibnya, Alberto Granado. Mereka menempuh rute perjalanan panjang dari Buenos Aires, menelusuri sepanjang pantai Argentina, melintasi pegunungan Andes di Chile, kemudian melaju ke utara menuju Peru, Kolombia, dan Venezuela. Buku harian yang ditulis oleh Che sepanjang perjalanan ini telah diterbitkan dengan judul “The motorcycle Diaries: A Journey Around South America”.

Ia lulus sebagai seorang dokter pada tahun 1953, dan mengambil spesialis pada ilmu dermatologi (Ahli penyakit kulit). Pada masa-masa itu ia tertarik pada reformasi kaum buruh yang menyulut Revolusi Nasional 1952 di Bolivia.

Dengan cara berjalan dan mencari tumpangan ke Guetamala, menyaksikan tergulingnya pemerintahan soisalis radikal Jacobo Arbenz oleh Castilla Armas yang disponsori AS. Ia tidak bisa melakukan apa-apa kecuali mencatat bahwa CIA berperan dalam aksi kontra-revolusi. Che membangun hubungan dengan Apristas, tokoh radikal Peru, dan beberapa tokoh radikal Amerika Latin yang lain.

Pada bulan September 1954, ia pindah ke Mexico City, dan mendapat pekerjaan di General Hospital. Melalui peran Hilda Gadea, seorang Peru yang menganut paham Marxist, ia menemui Fidel Castrodan melibatkan diri dalam rencana menyerang kuba Ia menikahi Gadea, dan mereka mendapatkan karunia seorang putri bernama Hildita.

Di bawah pengaruh Castro, Alberto bayo dan tulisan-tulisan Mao-Tse-Tung, ia mulai membentuk aksioma dasar dari filosofi perang gerilya. Pada masa itu ia mulai dipanggil “CHE”, karena kebiasaannya mengakhiri kalimat atau panggilan kepada sahabatnya dengan sebutan “CHE”-sebuah panggilan akrab khas Argentina yang berarti “teman” (buddy).

Pada tahun 1956, kaum revolusioner mendarat di Kuba dengan naik Granma, mengawali

perang gerilya secara tiga tahun untuk menentang diktator Kuba, Fulgencio Batista. Meletuslah peperangan selama dua tahun yang dimenangkan oleh Fidel Castro cs. Setelah Castro berkuasa, Che menjadi orang kedua paling berkuasa di Kuba, yang hanya bertanggung jawab kepada Fidel castro. Sepanjang krisis misil Kuba, Che mendukung konfrontasi nuklir.

Ia menikahi Aleida March de la Torre yang memberinya empat anak. Tahun 1961-1965 ia dan isterinya menempuh perjalanan ke seluruh dunia sebagai duta besar bagi Kuba. Karena kecewa dengan komunisme Uni Soviet, ia menyerukan gerakan revolusioner dengan pola gerilya dilakukan di Afrika dan Amerika Selatan. Che pergi diam-diam ke Kinshasa, Kongo untuk mendukung kaum pembrontak. kaum pemberontak itu kalah, dan Che meninggalkan negeri itu pada Agustus 1965.

Castro secara tidak resmi menyisihkan Guevara dari kantornya, karena perbedaan pendapat mengenai masa depan Kuba. Menyamar sebagai ahli ekonomi Uruguay, Che Guevara berpergian ke seluruh Amerika Latin, bulan November 1966, ia memimpin sekelompok gerilyawan di Bolivia Tenggara, mencoba mengilhami para petani dan buruh untuk melancarkan gerakan revolusioner yang diharapkan menyebar ke seluruh Amerika Latin, untuk menciptakan “duapuluh Vietnam yang baru”.

Dalam perjuangan itu, penyakit lamanya kambuh. Asma memang tak kenal kompromi dalam dataran tinggi sep3erti Bolivia. didera berbagai musibah, tekanan, dan penyakit, kelompok gerilyawan itu tersudut di sebuah jurang oleh batalyon tentara Bolivia (yang telah dilatih oleh pasukan khusus AS dalam mengantisipasi perang gerilya) pada tanggal 8 Oktober 1967. Dua jet tempur dan sebuah helikopter mendukung batalyon itu dari udara. Che dibawa ke suatu tempat di dekat kota La Higuera.

Che menolak diinterogasi oleh CIA dan pejabat resmi Bolivia. Hingga akhirnya Presiden Bolivia, jenderal Rene Barrientos, memerintahkan eksekusi atas Guevara secepat mungkin. Tanggal 9 Oktober 1967, setidaknya enam tembakan disarangkan ke tubuh Che Gueavara.

Sebuah kesaksian mengungkapkan kata-kata terakhirnya: “Aku tahu kalian akan menembakku; aku tidak akan dibiarkan tetap hidup. Katakan pada Fidel bahwa kegagalan ini bukan berarti berakhirnya revolusi, yang kelak akan berjaya dimana-mana. Katakan pada Aleida untuk melupakan aku, menikah kembali dan menjadi bahagia, dan biarkan anak-anak tetap belajar. Biarkan tentara-tentara itu melakukan tugasnya dengan baik.” Sementara itu kesaksian yang lain mengungkapkan bahwa kata-kata terakhir Che Guevara adalah: “Tembaklah, penakut! Yang kalian bunuh adalah seorang lelaki sejati!”

Setelah ia meninggal, tangannya dipotong untuk mengidentifikasi jatidiri yang sesungguhnya. Laboratorium menyatakan bahwa ia benar-benar Che Guevara. Mayatnya dimakamkan secara rahasia. Ketika ditembak mati, usianya baru mencapai 39 tahun.

Pada bulan Juni 1997, sebuah tim ilmuwan dari Kuba dan Argentina merangkai kembali tulang-belulang Che Guevara, serta kedua tangan yang hilang, di kota Vallegrande. Tulang-belulang itu kemudian dikembalikan ke Kuba.

Sumber: Dari Sierra Maestra Menuju Havana, Q-TOP ~ Che Guevara

Download: CHE

Look articles that related on page Novel

Lihat artikel yang berhubungan pada halaman Novel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: