Tahanan Listrik

Tahanan Listrik.

Sudah diketahui bahwa konduktor mempunyai sejumlah elektron bebas. Logam-logam biasanya merupakan konduktor yang baik karena mempunyai banyak elektron bebas. Tembaga (Cu) dan Alumunium (AL) adalah logam yang banyak digunakan sebagai konduktor. Sebaliknya bahan yang mempunyai sedikit elektron bebas disebut isolator. Isolator bukan penghantar listrik yang baik, karena mempunyai sedikit sekali electron bebasnya. Apabila diinginkan untuk menghambat aliran listrik, maka gunakan isolator. Penghambat aliran listrik biasanya disebut Tahanan (R) dalam satuan ohm. Sebuah penghantar disebut mempunyai tahanan sebesar satu ohm bila perbedaan ujungnya diberikan perbedaan potensial sebesar satu volt dengan arus satu amper mengalir diantara kedua ujung tersebut. Dalam penghantar jenis apapun, selama suhunya tetap,perbandingan antara perbedaan potensial pada ujungujungnya dengan besarnya arus yang mengalir disepanjang penghantar adalah sama. Dengan demikian untuk setiap penghantar berlaku : Tegangan Pada pengantar / Arus dalam penghantar = tetap.

Tipe dan aplikasi resistor yang sering ditemui adalah sebagai berikut. Rangkaian elektronik yang sangat komplek, mungkin terdiri dari beberapa ratus komponen. Komponen-komponen tersebut mempunyai bermacam-macam katagori, antara lain ada komponen yang tidak dapat menguatkan (misal : resistor, kapasitor, dan induktor), dan ada pula komponen yang dapat menguatkan/ amplifikasi atau berfungsi sebagai saklar (misal : Transistor, IC).

a. Resistor

Hampir dapat dipastikan pada semua rangkaian elektronikmengandung resistor yang berfungsi mengontrol arus dan atau tegangan. Didalam aplikasinya resistor sering digunakan untuk :

-   Mengontrol tegangan dan arus bisa pada amplifier/penguat transistor

- Mengubah arus keluaran yang berkaitan dengan drop tegangan keluaran, dan menyediakan suatu nilai tertentu.

Nilai resistansi, biasanya dinyatakan dengan besaran : Ω, kΩ atau m Ω.

b.  Resistor Variable

Resistor variabel mempunyai bermacam-macam bentuk, tetapi yang paling populer adalah potensiometer karbon dan gulungan kawat. Tipe karbon lebih cocok diaplikasikan untuk daya rendah (umumnya kurang dari 1 watt). Tipe gulungan kawat digunakan untuk daya maksimum 3 watt.

c.  Nilai Resistansi

  • Tertulis pada body resistor, mempunyai toleransi 10%. Misal : tertulis 100 Ω, maka nilainya (90 – 110) Ω
  • Dekade seri, misal : seri E6mempunyai toleransi 20%; seri E 12 mempunyai toleransi 10%; dan seri E 24 mempunyai toleransi 5%.

gb 2

Kode warna, ada dua metode, antara lain metode : empat pita; dan lima pita . Tipe dan aplikasi resistor yang sering ditemui adalah seperti tabel

gb 1

gb 3

gb 4

gb 2

gb 6

gb 7

gb 8

Just that for today,,

peace all

_c’q_

Lebih banyak mengenai artikel yang berkaitan baca di : Electrical Power

One Response

  1. terimakasih atas informasi pad internetyg kami tau kami sebagai penggemar elektronika yg baik namun kami tidak bisa mengikuti kursus eletronika maka kami mohon bimbingannya demi tercaspainya mrngikuti perkembangan elektronika dengan membuat alat penahan arus listrik yang baik dan sampurna terimakasih atas bimbingannya semoga kami berhasil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: